Makan Siang Spesial

1146 Kata

"Kita kehabisan stok," Dave terdiam sejenak. "Padahal harusnya ini cukup untuk tiga hari ke depan." Rania sudah hampir melompat kegirangan sebelum akhirnya ia menyadari nada suara Dave yang berbeda. "Tunggu Dave, ini, ini bukannya sesuatu yang membahagiakan?" Rania heran sebab Dave terdengar sedih ketika mengatakannya. "Tentu aja, tapi pekerjaanku jadi bertambah banyak dan harus terus mengecek semuanya. Kita tidak punya waktu untuk makan siang bersama." Padahal projek ini hanya untuk limited edition stock yang hanya akan dijual beberapa juta item saja namun ternyata respon pasar lebih dari ekspektasi keduanya. Dave mengeluh karena sudah dua hari ia dan Rania tidak bertemu, ia pulang terlalu larut bahkan melewatkan makan malamnya sendiri, begitupun Rania yang disibukkan oleh pekerjaan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN