Rumah Kemalingan

1044 Kata

Jam menunjukkan pukul dua belas malam pas. Alzayn Arzan dan Alza Wilona baru saja keluar dari cafe tersebut. Alza merasa bangga saat Alzayn menggenggam telapak tangannya tanpa melihat kondisi yang banyak orang. "Silakan masuk adik kecil." Ucap Alzayn setelah membukakan pintu. Perlahan-lahan pintu mulai tertutup. Sekarang giliran Alzayn yang masuk ke dalam mobilnya dan mereka segera bergegas pergi dari tempat itu. "Mau beli sesuatu lagi?" tanya Alzayn. Alza menggeleng perlahan. Dia masih malu kepada lelaki itu. "Besok Om pergi ke kampus?" tanyanya. "Besok 'kan tidak ada jadwal ... Kenapa? Udah kangen sama saya?" tanyanya. "Kangen ciuman saya?" Alzayn mendekatkan tubuhnya pada gadis itu. Secara refleks Alza langsung mendorong pelan d**a Alzayn. "Jangan, Om. Kan lagi nyetir." "Baiklah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN