Sebuah Kecupan Mesra

1025 Kata

Dibawah sana Alzayn Arzan merangkul pinggang Alza hingga mereka begitu dekat sekali. Bahkan aroma parfum keduanya sudah tercium di hidung masing-masing. "Alza minta maaf karena udah salah paham dengan kejadian malam kemarin, Alza sama sekali nggak tau kalau perempuan itu adik Om, Alza minta maaf karena membuang makanan pemberian Om, maafin Alza karena udah tampar Om." "Udah?" tanya Alzayn yang masih betah menatap gadis itu. Alza Wilona sama sekali belum berani menatap lelaki yang ada di depannya. Dia masih merasa bersalah setelah kejadian di malam itu. "Om marah sama Alza ya?" tanyanya. "Alza lihat tadi subuh Om nggak merespon Alza." Tanpa menjawab pertanyaan dari gadis itu, perlahan Alzayn Arzan menarik dagu Alza Wilona. Keduanya saling memandang satu sama lain. Napas Alza mulai tid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN