Chapter 61

1064 Kata

Kenan bergerak perlahan menyiapkan segala keperluannya. Ia tidak ingin mengganggu tidur nyenyak istrinya itu yang baru berhasil terlelap tiga jam yang lalu. Ia baru saja di telpon pihak bandara untuk bekerja, pukul 4 dini hari, Kenan harus sudah sampai di bandara. Setelah selesai, dengan hati-hati Kenan duduk di pinggir petiduran. Ia mendekatkan wajahnya ke Kanaya dan mengecup kening istrinya itu perlahan agar tidak membangunkannya. Namun Kanaya malah menggeliat dan perlahan membuka matanya. Melihat Kenan yang sudah rapi dengan seragam pilotnya, Kanaya terlonjak kaget. Kedua matanya terbuka sempurna. "Loh Mas Ken mau berangkat sekarang?" tanya Kanaya dengan penuh keterkejutan. Kenan mengangguk. "Iya, Sayang. Kamu tidur lagi aja nggak papa. Yang penting subuhnya jangan kelewat ya." K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN