Chapter 60

1141 Kata

Eyang tersenyum saat melihat kemunculan Kenan dan Kanaya di ruang makan. Ia menyuruh keduanya untuk duduk di dekatnya. "Malam Eyang," sapa Kanaya lebih dulu. Ia baru melihat wanita baya itu. Saat kepulangannya dari butik, ia tidak melihat eyang. Wanita itu sedang ada di kamarnya. "Malam, Sayang," jawab eyang memasang senyum walaupun dengan wajah yang terlihat pucat. "Suami Naya kenapa itu wajahnya terlihat bete?" tanya eyang saat melihat ekspresi Kenan. Kanaya memasang senyum kaku, serta menggaruk tengkuknya. Kenan begitu pasti karena kegiatan mereka yang sempat tertunda. Otak Kanaya berpikir untuk mencari alasan yang tepat. "Ah itu tadi Mas Ken ketiduran, Eyang. Terusnya ngambek karena Naya bangunin untuk makan malam." Kaki Kanaya yang berada di kolong meja bergerak menyentuh kaki K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN