Chapter 37

1396 Kata

[Astagfirullah, anak perawan gini hari baru bangun.] Terdengar suara Kenan dari balik telepon, seperti emak-emak yang sedang mengomeli anak gadisnya yang bangun kesiangan. "Abis Subuhan Naya tidur lagi, ngantuk banget Mas," ucap Naya dengan suara serak khas bangun tidur. "Badan Naya juga rasanya remuk kayak remahan rengginang di kaleng Kong Guan." Kenan tertawa di seberang sana. [Ternyata ulah kamu, ya, yang ganti biskuit Kong Guan sama rengginang?] "Bukan Mas Ken, Naya cuma ganti Tango sama opak." Tawa Kenan semakin berderai. [Pantes, tiap Mas mau makan Tango ternyata zonk.] "Makanya kalo lebaran ke rumah Naya aja, Mas. Ada kacang mede Naya kumpulin dari Silver Queen." [Jorok ih!] Kini berganti Kanaya yang tertawa, merasa berhasil mengerjai Kenan. [Nggak usah ke rumah kamu, lha.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN