Jika kita bersama, apa kita akan bahagia? -Kenan Asyari- (Pemilik jambul angkasa raya) ••• "Teteh cantik nggak?" tanya Kanaya pada Faraz. Berulang kali ia bolak-balik ruang tamu-kamar untuk mematutkan dirinya pada cermin rias. Faraz memutar bola matanya jengah. "Teteh udah tanya itu empat puluh enam kali selama dua jam," jawab Faraz dengan nada ketus. "Ya kan Teteh mau ketemu Shena, idola Teteh. Harus rapi dan cantik." "Itu juga. Teteh udah ngomong itu sebanyak delapan ratus tiga puluh tiga kali dalam dua minggu terakhir." Faraz tetap fokus pada layar macbook milik Kanaya. Pria itu bosan, sangat bosan mendapatkan pertanyaan yang sama terus menerus. Seakan-akan Kanaya tidak mengerti jawabannya. "Mana si Aa'? Suruh cepet jemput kek Teh. Biar Teteh pergi dari sini." Tak lama sebuah

