Keesokannya aktivitas kembali seperti biasa. Panji sudah melupakan kejadian semalam. Toh, dibahas pun Cintya tak akan menanggapi. Maka semuanya Panji anggap selesai. Walaupun sejujurnya keadaan Panji begitu terpuruk. Seperti biasa Panji mengantar Arkhan ke sekolah. Dia mengatakan pada Panji tak mau dijemput tepat waktu karena masih ingin bermain di rumah Bu Iffah. Panji pun mengiyakan, asal Arkhan berjanji tidak akan nakal dan membuat kekacauan di rumah orang. Arkhan menyanggupi. Sebenarnya Panji ragu mengizinkan Arkhan ke rumah Bu Iffah setelah pulang sekolah. Teringat perlakuan ibunya yang tak suka pada Panji. Namun, Panji tak tahu harus bagaimana lagi. Yang ada Arkhan pasti akan merajuk jika dilarang. Semoga saja ibunya Bu Iffah bersikap baik pada Arkhan. Mereka tiba di sekolah,

