Kekasih

287 Kata
Kekasih Ben menyusul Heni secepat kilat, menarik tangan wanita itu dan menariknya ke dalam pelukannya. Heni pasrah dalam pelukan Ben, merasakan degub jantung pemuda itu yang jelas berdetak dengan irama tak beraturan. Wanita itu pun merasakan hal yang sama. Lama keduanya diam berpelukan di depan pondok pemuda itu. Semilir angin dingin semakin menambah rasa sendu yang dirasakan Ben. "Aku tak ingin kehilanganmu! b******k lelaki itu! " Bisikannya ke telinga Heni kemudian berganti dengan napasnya yang memburu. Awalnya perlahan kemudian semakin intens. Bibir mereka kini sudah aling berpagut. Semakin lama semakin liar, jemari Ben menyentuh wanita dewasa itu-membuat keduanya melenguh nikmat. "Ehem-ehem...! " Suara batuk yang sungguh disengaja itu, membuyarkan kedekatan mereka yang nyaris membuat keduanya lupa daratan. Lelaki tua yang berdiri di luar pagar kebun Ben memberi tanda pada keduanya untuk segera masuk ke dalam pondok. Ia sangat terkejut mendapati pasangan yang mabuk kepayang itu. Tadinya ia berniat bertamu sebentar ke pondok pemuda itu untuk meminta air minum, kini niatnya terpaksa dibatalkannya. Heni segera masuk ke pondok dengan wajah merah padam menahan segala gejolak di dadanya yang dibangkitkan pemuda bau kencur di hadapannya ditambah lagi rasa malu karena tertangkap basah oleh lelaki tua barusan. "Ben menutup pintu pondok, membiarkan lelaki tua yang menatap punggungnya menggeleng-gelengkan kepalanya. " Ah! Masa muda memang paling menyenangkan untuk dikenang! " Bisikan lelaki tua itu lebih ditujukan pada dirinya sendiri, kemudian melangkah menuju pondoknya sambil menahan rasa haus yang menyiksa. Ben mendekati Heni yang duduk di atas kasur tipis di depannya. Ia tahu wanita itu tidak pernah kebal terhadap sentuhannya. Ia berbaring dan mengajak Heni merebahkan tubuhnya di sampingnya. Ben ingin sekali melanjutkan apa yang sempat terhenti, namun tubuhnya seketika membeku mendengar pertanyaan Heni. "Siapa yang memberitahumu bahwa aku menemui mantanku? "
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN