Lagi dan lagi. Sepertinya ini akan menjadi kegiatan rutin mereka mulai saat ini. Ah bukan juga, sepertinya sudah di mulai semenjak kehadiran Reva kembali di kehidupan mereka. Bertengkar. Dan yang kesal serta jengah mendengarnya adalah orang-orang yang ada di sana, terutama Reva, si tersangka yang tengah didebatkan. "Nggak! Pokoknya nggak! Reva, nggak boleh tidur bareng kamu. Kamu lupa ya kalau kalian belum menikah? Mana bisa! Aku nggak ngizinin, titik!" Melin bersikeras menentang keinginan Ervan untuk membawa Reva tidur satu kamar dengannya. Apa-apaan itu? Yang ada nanti adiknya yang cantik itu menjadi korban Ervan. Tidak! Itu tidak akan dia biarkan terjadi. "Apa sih! Gue cuma tidur bareng dia, nggak bakal ngapa-ngapain juga. Toh, kalau Reva lagi takut tidur sendirian, dia juga biasany

