Esha menggelengkan kepalanya saat mendengar permintaan suaminya. "Enggak Mas," jawab Esha. "Manda, aku sadar diri, aku hanya pria lumpuh yang tidak pantas bersanding denganmu, Willy pria yang sempurna. Dia juga ayah yang pantas untuk Arshaka. Sepertinya juga kalian masih saling mencintai," ujar Arjuna. Esha tetap menggelengkan kepalanya dengan yakin. "Tidak, aku tidak mau, aku hanya mencintai Mas Juna. Aku hanya butuh Mas Juna. Aku tak peduli dengan keadaan Mas yang seperti ini, aku cinta Mas Juna apa adanya." Arjuna senang mendengar itu, tapi ia tak yakin, bisa saja itu hanya sebatas kata-kata saja. Terlebih istrinya sekarang adalah wanita yang mandiri. Secara finansial, Esha tak membutuhkan seorang laki-laki, dan secara batin, kalaupun Esha membutuhkannya, dia tak akan mampu memberik

