Pukul 09.00 suasana kampus sudah cukup ramai. Waktu-waktu sulit untuk mencari area parkir mobil yang masih kosong. “Saya turun di sini saja, Dim.” kata Sherry saat mereka baru saja sampai di gerbang utama kampus. Masih agak jauh menuju Gedung Jurusan Sherry dan Dimas. “Lho kok turun di sini, Bu? Kan masih harus jalan kaki ke Gedung A,” tanya Dimas keheranan. “Saya tidak mau jadi bahan gossip orang sekampus karena naik mobil berdua sama kamu. Sekarang buka kuncinya,” Sherry memerintahkan Dimas untuk membuka kunci pintu mobil agar ia bisa turun. “Astagaaa Ibu Sherry yang terhormat, kenapa harus peduli omongan orang sih. Lagian cuma naik mobil berdua nggak ngapa-ngapain juga,” sewot Dimas. “Tuan Dimas, mahasiswa saya yang baik hati tapi menjengkelkan. Tolong turuti permintaan saya untuk

