“Ayo kembali duduk ke tempat masing-masing. Apakah sudah siap untuk mengikuti kelas saat ini?” tanya dosen yang sedang berdiri di ambang pintu. Mahasiswa yang ada di dalam kelas pun terkejut dengan kehadiran dosen. Dosen yang biasanya datang terlambat, kini secara dadakan menjadi disiplin. Melangkah ke tengah kelas dengan membawa gitar yang masih rapi di dalam tas. Benar, hari ini mereka mendapatkan sebuah pelajaran seni musik. Di kampus Wijaya, menggunakan seni musik sebagai wadah untuk melampiaskan keluh kesah dalam menjalani pembelajaran yang memberatkan. Walaupun dalam satu minggu hanya sekali dan dalam dua jam saja, tetapi pelajaran seni musik memberikan sebuah ketenangan tersendiri. “Pak, nyanyi saja,” kata Galuh yang terlihat masih menahan kantuk. “Memang, namanya juga seni mu

