Cisalak, Subang 1995 Beberapa bulan setelah menikah, Khanza dan Sinar memutuskan untuk bermukim di kampung yang dikelilingi bukit serta gunung yang menjulang tinggi. Kampung Ciharunten adalah daerah yang masih sangat asri, begitu insah dan sangat sedap dipandang. Saat kali pertama merasakan betapa segarnya udara di dukuh tersebut, bayangan Khanza bisa menemukan kebahagiaan yang menyegarkan kehidupan barunya. Khanza dan Sinar bermukim di tempat milik Pak Haji dan Bu hajah Ade. Pasangan suami istri pemilik bangunan yang ditinggali Khanza itu salah satu orang kaya dan terpandang. Di Kampung Ciharunten, satu-satunya keluarga yang dirumahnya memiliki televisi adalah Bu Hj. Ade. Setiap malam, rumah Bu Hj. Ade selalu ramai dipenuhi anak-anak yang ingin menontol televisi, mereka datang d

