Setelah usia Mukafi menginjak satu tahun, Khanza dan Sinar berhasil menabung untuk membangun rumah sederhana sendiri di tanah yang telah dihibahkan para warga. Pasangan pendatang di Kampung Ciharunten itu telah berhasil membawa kedua buah hatinya menempati rumah impian merak. Mulai.saat itu Khanza tak lagi menumpang di rumah warga. Waktu terus bergulir, setiap hari, perekonomian rumah tangga Khanza emakin membaik. Sinar sebagai tulang punggung tetap berdakwah dan berdagang sandal. Si Sulung Rizki pun tumbuh menjadi anak yang baik dan berbakti pada orang tua. Ia tak mau berdiam diri. Anak itu kerap membantu ibunya saat di dapur dan jiwa usaha Khanza pun tersalurkan pada Rizki. Bakat Khanza dalam memasak membuatnya memiliki ide untuk membuat jajanan seperti cilok. Setiap hari ibu dar

