Dua bulan setelah kelahiran anak sulungnya, Khanza meminta pada Sinar untuk pergi ke Garut. Wanita itu berniat ke kampung halamannya sekadar ingin memperlihatkan bayi mungilnya yang berusia dua bulan kepada Abah Jaelani dan Ibu Masito serta saudara-saudara lainnya. Setelah Khanza dan Sinar merencanakan keberangkatan ke Garut, Mak Afifah justru ingin menemani keberangkatan anak, menantu juga jujunya. Akhirnya, Khanza dan Sinar pun pergi ke Garut ditemani beberapa keluarga dari Mak Afifah. Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, akhirnya sampai juga ke tempat tujuan. Khanza merasa terharu karena buda menginjakkan kaki kembali ke tanah kelahirannya. Ia tak pernah menyangka bisa berkunjung ke Garut setelah dua tahun pernikahan tanpa ada kabar dari keluarga dan Khanza sendiri pun t

