"Ra," Rara yang sedang asik mendengarkan lagu, tidak mendengar suara orang. Chika masuk ke dalam ruangan kemudian menarik headset yang Rara kenakan. "Woiii." teriak Chika pas di telinga sahabatnya itu. "Eh, kapan dateng? Kok gue ngga denger?" Chika merespon dengan memutar bola matanya malas. Jelas saja dia tidak mendengar, orang telinganya saja disumpal dengan headset. Dika meletakkan kantong plastik yang dia bawa ke atas nakas. Rara mengernyitkan dahinya melihat kentong plastik tersebut. "Makan siang buat kita." jawab Chika seakan tahu apa yang Rara fikirkan. "Gue?" tunjuk Rara ke dirinya sendiri. Dia sudah muak dengan makanan rumah sakit. Bahkan terkadang dirinya hanya memakan lauknya saja, seperti ayam atau telur. Dan buburnya tidak dia sentuh sama sekali. Chika langsu

