Terdesak Keadaan

1434 Kata

Nadira yang baru sampai di rumah sakit, segera memasuki gedung itu. Ia sempat memasuki ruangan UGD, tetapi salah satu perawat memberitahunya bahwa pasien bernama Tama telah dipindahkan ke ruangan lain karena lukanya sangat parah. Nadira pun berlari, mencari ruangan yang disebutkan perawat itu. Setelah memeriksa nama ruangan satu per satu, hanya tinggal 1 ruangan yang tersisa yang berada di ujung lorong tersebut. Nadira yakin, di sana lah ruangan Tama. Ketika kakinya berbelok—masuk ke dalam lorong itu, Nadira langsung berhenti, melihat Dafa dari kejauhan. Saat itu, Dafa sedang menundukkan kepalanya, menatap lantai tanpa alasan. Ketika mendengar suara langkah kaki yang terdengar terburu-buru, Dafa menoleh ke asal suara. Lebih tepatnya ke arah Nadira yang berdiri, mematung menatapnya. Ent

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN