Memasuki toko mainan, Dafa langsung berkeliling membawa Tama di pangkuannya. Namun saat itu, Tama ingin turun, ingin melihat-lihat sendiri dan Dafa menurunkannya dengan senang hati. Toko mainan tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan Nadira, tetapi Dafa mengingat saat ia meminta wanita itu untuk mengantarnya membeli hadiah untuk bayi Farel. Saat itu, Dafa ingin membeli hadiah berupa robot kepada bayi Farel yang merupakan seorang bayi perempuan. Alhasil, ia sempat bertengkar dengan Nadira. Mengingat kejadian itu, bibir Dafa melengkung membentuk senyuman manis. Dibalik ketegasan dan kedisiplinan seorang Dafa, ia masih menyimpan sifat kekanak-kanakannya. Hanya keluarganya yang tahu, pria bertubuh tinggi besar itu masih senang bermain robot berbentuk mobil atau sering disebut tamiya. Nam

