Kekesalan Nadira-Dafa

1663 Kata

Dafa datang ke Surabaya tanpa memberitahu Nadira terlebih dahulu, berniat untuk memberi Tama kejutan dengan kedatangannya. Saat tiba di Bandara, Dafa tak ingin ke hotel untuk beristirahat, tetapi segera melanjutkan perjalanan menuju kontrakan Nadira. Hatinya tak sabar untuk menemui putranya yang sangat ia rindukan sejak hari-hari lalu. Di tempat lain Terik matahari yang terasa tepat di atas kepala Nadira membuatnya semakin lelah saat menyusuri trotoar untuk pulang. Satu tangannya membawa kantong plastik berukuran kecil, berisi makanan yang sudah Nadira beli untuk Tama. Dari kejauhan, Nadira melihat Tama bersama teman-temannya, duduk di teras toko yang sedang tutup. Kelelahan Nadira berubah menjadi kekesalan. Ia segera mendekati Tama dengan langkah tergesa-gesa. Tak perlu dijelaskan lagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN