“Jadi ada apa?” tanya Kapten Jack sembari melihat padaku. “Saya melanggar jadwal menggunakan lab,” aku menelan saliva yang terasa lebih kental dari biasanya. “Baik, jadi mengapa kamu melakukan itu?” “Bunga saya belum berbunga juga, jadi saya mengunjungi lab saya untuk melihatnya apakah sudah berbunga,” kataku jujur. “Oh, tidak masalah,” dia kemudian melanjutkan kesibukannya. “Tetapi Kapt?” Rasanya pertanyaan itu sangat mengganggu jika tidak kuungkapkan, meskipun untuk merangkai setiap kata tanya yang tepat itu begitu menjadi demikian sulit. “Hm?” “Kenapa setiap saya menggunakan lab itu, saya tidak menemukan hasil atau bekas orang lain menggunakan lab itu untuk melakukan suatu percobaan?” “Karena kalian punya kornea yang berbeda, maka pintu itu juga membuka lab yang berbeda untu

