Masa lalu, si pemberi pelajaran sangat berkontribusi besar di masa kini ataupun depan. Sebagian besar manusia ingin melupakan skenario buruk dalam hidupnya, tetapi tidak dengan Tyaga meskipun ia sangat ingin. Dia dipaksa untuk menggali ingatan agar dapat percaya sepenuhnya pada fakta yang telah dibeberkan keluarganya, ataupun percaya pada dirinya sendiri.Tidak bohong kalau ia berulang kali menyangkal kenyataan. Namun ia sadar, kondisi keluarganya saat ini adalah bukti kuat akan masa lalu kelamnya. Tidak ada yang bisa mengubah sejarah, tetapi semua orang dapat berjuang untuk masa depan yang lebih baik. Kalimat tersebut terpaku dalam otak Tyaga, memberi dorongan agar kuat menghadapi ibu kandungnya saat ini. Tatapan tajam Disa tidak mengurungkan niat Tyaga untuk masuk dan ikut berbahagia dal

