21

2246 Kata

Perasaan itu.. segala luapan yang tersulut saat ini adalah cinta. Aksa jatuh cinta pada April.  Aksa lupa akan dirinya sendiri.  Dan Maya melihat itu semua. Maya mengerti itu semua. Maya memahaminya. “Nggak akan! Lo nggak boleh lari! Nggak boleh ngehindar lagi! Hadapi, Nis!” Benda tajam itu terjatuh. April berhenti melawan. Aksa memeluknya. Memeluknya erat, takut jiwa itu pergi meninggalkannya. Aksa tidak mau kehilangan April. Air mata April jatuh lagi. Kali ini jatuh di d**a Aksa. Isakannya juga teredam di sana. Napas keduanya saling beradu, degup jantung yang sama-sama keras mampu dirasakan satu sama lain. “Berhenti nyampurin urusan gue, Ren.. Lo bisa celaka nanti..” ucap Canisssa sambil terisak. “Nggak bisa” bisik Aksa di telinga April. Suaranya bergetar, Aksa ketakutan. “Gue ngg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN