"Ayo silahkan masuk Om Tante, anggap saja rumah sendiri," aku mempersilahkan kedua orang paruh baya yang baru saja sampai di Jakarta bersamaku. Iya, aku sudah kembali ke Jakarta lebih awal dari yang aku rencanakan. Aku ingin membuat kejutan untuk istriku yang cantik itu. "Sebentar saya ambilkan minum," aku membuat sirup dengan kilat, karena tidak enak meninggalankan mereka sendirian. "Ini diminum dulu," jujur aku masih sangat canggung dengan kedua mertuaku ini, yah mereka adalah orang tua kandung Seruni. Aku berhasil meyakinkan mereka dan membawa mereka ke Jakarta untuk menemui keluarga mereka. Saking canggungnya aku masih memanggil mereka dengan Om dan Tante. ∞∞∞ Tepat pukul empat sore aku sudah berada di kediaman mertuaku –biar bagaimanapun mereka tetap mertuaku, mereka yang mebesark

