Selepas berbelanja yang ternyata menghabiskan waktu seharian, kini keduanya berkendara entah menuju kemana, Wendy tidak peduli. Setelah mendengar pertanyaan yang serasa mengancam dirinya, Wendy kini sedikit lebih diam. Ia tidak banyak berbicara pada Millian lagi. Saat ini Wendy bahkan memilih menyamankan duduknya pada kursi penumpang seraya memejamkan mata. “Kita akan malam terlebih dulu sebelum pulang.” Ujar Millian yang hanya ditanggapi gumaman kecil oleh Wendy. Wendy benar-benar tidak peduli saat ini Millian membawanya kemana, hingga ia merasakan kendaraan yang dibawa Millian berhenti. Barulah, Wendy membuka matanya. Mobil yang mereka kendarai kini terparkir dihalaman sebuah rumah yang sangat asing bagi Wendy. ia mendongak saat pintu disampingnya terbuka. Millian yang membukakan

