Pagi buta dihari Senin seharusnya masih menjadi waktu tidur cantik Wendy sebelum bersiap ke kantor, Namun saat ini ia justru harus pergi ke sebuah minimarket guna membeli bahan makanan demi memenuhi permintaan boss –yang sialnya merupakan kekasihnya sekarang- untuk dibuatkan sarapan. Salahnya memang, kemarin ia malas bertemu dengan Millian dan menolak ajakan belanja lelaki itu lagi, tapi kemarin sejujurnya ia memang terlalu malas jika harus seharian bertemu dengan Millian lagi. Demi Tuhan, ia hanya ingin hari Minggu yang damai tanpa ada gangguan-gangguan lain dari lelaki yang lebih muda darinya itu. Namun sayang sekali, hari minggunya yang damai kemarin, ternyata harus digantikan dengan hari Senin yang belum apa-apa akan terasa lebih berat dan lebih panjang. Senin yang menyebalkan.

