Sebuah Perasaan Aneh (2)

585 Kata

Tidak sesuai dengan yang Wendy katakan, wanita itu tidak meminta untuk berbelanja barang mewah atau bahkan meminta makan siang direstoran berbintang. Wendy justru mengajak Millian makan disebuah kedai makanan yang tak jauh dari flat yang ia huni. Sebuah kedai dengan rasa terbaik, menurut Wendy.   “Kau pasti tidak pernah makan ditempat yang seperti ini kan Millian?” tanya Wendy begitu melihat Millian yang terus mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru ruangan. Kedai ini memang sangat sederhana, bahkan kursinya saja tidak begitu banyak. Hanya saja, nuansa alami yang menjadi ciri khas kedai ini membuatnya sangat nyaman. Entahlah yang dirasakan Millian, namun Wendy selalu nyaman dengan tempat ini.   “Tempat yang unik, aku tidak pernah menemukan kedai dengan nuansa seperti ini. terasa leb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN