Damai Bersama

1258 Kata

d**a Kirana bergemuruh. Ia mendadak cemas karena Abizar membawa dirinya ke rumahnya. Rasa takut terlukis jelas di wajahnya. “Ayo turun!” Abizar membuka pintu. “Eh Sebentar! Kenapa kita kesini?” “Hmm… Karena ini rumahku?” Abizar balik bertanya heran. “Aku harus ke guest house!” “Posisi rumahku dari tempat Kania tadi lebih dekat daripada ke guest house. Kalau aku langsung membawamu kesana, dengan kondisi muka dan mata kamu sembab begitu, pasti teman-temanmu nanti jadi bertanya-tanya. Lebih baik kamu disini dulu, istirahat dan menenangkan diri. Lagian, aku ingin mendengar cerita tentang Kania.” Abizar turun dan menutup pintu. Kirana tidak bergerak. Ia bingung. Ia merasa jengah berada di rumah Abizar malam-malam, sendirian. “Ayo!” Abizar membuka pintu di sisi Kirana yang masih ragu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN