[POV AUTHOR] Zara terus saja menunggu balasan dari Arya. Betapa kesal dirinya, karena sudah sepuluh menit lamanya, tapi Arya masih saja belum membalas pesannya. Akhirnya, Zara menyimpan hp dengan dongkol di hati. Zara mulai bersiap untuk pergi ke kantor. Saat sarapan pun suasana hatinya kurang baik, hal itu bisa dirasakan oleh kedua orang tuanya. "Kamu kenapa, Ra?" tanya ibunya, yang dari tadi melihat anaknya cemberut saja. "Heheh, tidak apa-apa kok bu," jawab Zara sambil nyengir malu. Dia cengengesan, takut bapak dan ibunya menyadari sesuatu. Dengan cepat, Zara menghabiskan makanannya. bapak dan ibunya saling tatap, tapi tak bertanya lagi. Mereka tau, saat ini Zara sedang tak ingin menceritakannya. Biarlah nanti, mungkin dia mau cerita, itu yang ada dalam pikiran kedua orang tua

