Di hari ketiga Mamanya dirawat, belum ada tanda-tanda bahwa wanita itu akan terbangun dari tidur panjangnya. Tiga hari pula ini Ocha sama sekali tidak bertemu dengan Papanya. Papanya seperti tidak ada niatan meminta maaf atau sekadar menghampirimya. Selain itu, waktu Ocha sudah habis untuk ke sekolah dan juga menunggu sang Mama di rumah sakit. Soal Daniel, Ocha tidak tahu kenapa cowok itu tiba-tiba menjauhinya. Setiap ia menghampiri Daniel di ruang rawatnya, cowok tersebut akan memberi alasan bahwa dirinya harus beristirahat dan tidak bisa diganggu. Ocha tidak tahu apa kesalahannya, yang gadis itu takutkan adalah Daniel yang jijik karena ia sudah menampar wanita hamil. Tapi wanita simpanan Papanya itu, entah kenapa ia merasa tidak asing dengan wajahnya. Seperti ia pernah bertemu dengan

