Bersama Dia

1465 Kata

Aku merasa ada bayangan yang seperti mengikuti langkahku ini. Saat menoleh, ternyata benar ada yang mengikutiku. Senyumannya tersungging ketika aku menoleh. Lekas kembali aku melangkah, tidak ingin salah sangka jika ia ternyata mengikutiku. "Fatimah!" Ia berseru memanggil namaku. Aku berhenti melangkah dan kembali membalikkan badan menghadapnya. Ia berjalan cepat, mengikis sedikit jarak diantara kami. Namun, aku mundur selangkah lagi. "Kamu mau kemana?" "Aku mau pulang, Kak." Kak Fata mengangguk, kemudian kembali berkata, "Saya butuh bantuan kamu." Kutatap matanya sebentar, sekedar mengklarifikasi bahwa aku menyimaknya. "Kamu bisa temani saya cari hadiah buat kakak saya? Saya tidak tahu caranya memilih hadiah yang cocok." Aku sedikit bingung menjawabnya. Dia saja adiknya tidak tahu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN