"Jadi kami sudah sepakat untuk meminta sesuatu dari kalian." Zara dan Husain dibuat bingung, selagi ini tak hanya orang tua Zara saja yang duduk bersama mereka di ruang tamu, tetapi Umi dan Abah-- orang tua Husain pun turut hadir. Belum lagi dengan perkataan Habib yang semakin menjadi teka-teki untuk Zara dan Husain. Zara menatap ke arah Husain yang hanya diam menanti perkataan Habib. Namun, perkataan Habib menjadi tak terduga terdengar oleh telinganya. "Kami sudah memesankan tiket bulan madu untuk kalian berdua." Zara dan Husain sontak saling bertatapan. Sama-sama terkejut. "Apa!" "Loh, kok gak bilang sama kami dulu, Pak?" Zara bersuara. Ia sedikit tidak bisa menerima keputusan itu. Husain hanya diam menyimak. "Loh, kenapa? Kalian udah lama nikah tapi belum pernah habisin waktu

