Zara!" Tepat saat hujan turun, Husain datang. Zara menatapnya dalam, ia kembali meneteskan air matanya. Husain segera berlari ke arah Zara, lantas memberikan jas yang ia kenakan menutupi bajunya yang basah, meski jasnya juga basah setidaknya lekukan tubuh istrinya tidak terlalu menonjol. Zara refleks memeluk Husain ketakutan. Farhan tak berkutik, ia masih dihantui rasa bersalah. "Kamu?" Husain melihat Nisa yang ternyata adalah Wanita yang bersama anak kecilnya saat di rumah sakit dan baru ia ketahui ternyata adalah istri dari Farhan. "Mas... aku mau pulang," rintih Zara pelan di dalam dekapan Husain. Fatimah dan Fata datang bersama polisi. Dengan sigap, beberapa polisi menangkap Nisa yang menatap tajam ke arah Zara. "Dia yang harusnya kalian tangkap! Mereka membunuh putraku! Mereka

