Bab 18

1467 Kata

Sebuah mobil berwarna hitam berhenti di depan rumah megah bergaya mediterania yang dikelilingi hamparan taman luas dan pohon-pohon hijau besar dengan udara segar yang bertiup sepoi. Nampak di tiap sudut rumah penuh pasukan pengawal yang nampak siaga. Pintu mobil terbuka beberapa detik setelah tiba. Cambria turun dengan wajah marah bercampur sedih. Ia melangkah terburu meninggalkan Hazal yang turun selang beberapa detik kemudian sambil melihat punggungnya lalu dengan wajah penuh tanya. Algi menyambut di samping bahunya dengan senyum ramah. Mata abu-abu terang itu melirik dengan wajah malas pada Algi. “Anda sudah datang. Saya mencemaskan Anda karena meminta supir istana kembali tanpa Anda” ia membuka percakapan, namun Hazal melangkah begitu saja meninggalkannya tanpa penjelasan, hingga le

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN