21. Pillow Talk

1665 Kata

TERJERAT CINTA MAS DUDA 21 "Mas." Khalisa tengadah menatap Hadyan yang memejam. Malam beranjak pekat. Mereka baru saja menyelesaikan kebersamaan yang tertunda tadi sore. Khalisa berbaring manja di d**a Hadyan yang terbungkus selimut yang sama dengannya, mengusap pelan rambut halus yang tumbuh di sana. "Hmm?" Hadyan menyahut lembut dengan mata tetap memejam. Satu tangannya mengusap pelan bahu Khalisa. Rautnya tampak begitu tenang dan tenteram, seolah segenap beban dan masalah yang pernah menghimpitnya lepas begitu saja. "Sudah mau tidur?" Khalisa bertanya pelan. "Belum. Kenapa?" Hadyan membuka mata, lalu menunduk memerhatikan Khalisa penuh tanya. "Aku mau bicara," sahut Khalisa. "Bicara apa?" "Mbak Eliana." Hadyan menghela napas berat. Sejujurnya dia sangat enggan membicarakan El

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN