Tibalah akhir nya pengumuman kelulusan, aku dan Fifi brdiri di dpn papan pengumuman mencari nama kami , jelas nya aku lulus dgn nilai yg tertinggi dan Fifi di urutan ke 3 , kami lompat kegirangan , berpelukan dengan tertawa senang , selanjut tggl mendaftar ke kampus yg kami inginkan , tak susah bagi ku dan Fifi tuk msk ke kampus Terbaik , secara kami memiliki IQ di atas rata2. Aku plg dgn perasaan senang rasanya ingin cpt nyampe di rmh, rasanya tak sabar berbagi kebahagian ini dgn Ayah dan ibu ku apalagi mrk sengaja menunggu ku d rmh. "Assalamualaikum.. Ibu aku plg ", ku mencium tangan Ayah ibu dan memeluknya. " Selamat syang ya, km memang yg terbaik dlm hidup kami , mkn lah dl nnti kita sambung lg ceritanya stlah mkn " sambil ibu berjln menuju meja mkn.
Setelah membicarakan tentang Universitas pilihanku nnti pada Ayah dan ibu akhirnya aku ke kamar tuk istrahat, krn seharian ini lumayan cukup melelahkan bagiku. Di kamar aku lihat jerry sedang duduk di sofa kecil yg ada ,kemudian dia mnghampiri sambil mngecup keningku seakan aku adalah org yg paling di kasihinya , aku diam saja krn setelah kejadian malam itu , dia semakin sering berada di dekat ku , terutama di kamar ini.
Aku yakin dia pasti sering melihat ku melakukan kegiatan apapun dlm kamar ,berganti pakaian atau yg lain nya karna aku juga tak mungkin mengusir nya seperti manusia pd umum nya , Setelah mngganti baju ku dgn baju kaos dan celana pendek aku rebahan di t4 tidur , sedikit lg mata ku terpejam tp belaian pd punggung membuat ku tersadar & mmbalikkan badan , Jerry menatap serta mmbelai wajahku , mngkin krn sering melihatnya prasaan ku mulai terasa berbeda , jantung selalu berdebar bila melihat nya, aku tak tau prasaan seperti apa ini ,karna aku merasa sepi dan sendiri kalau dia tak menampakkan dirinya, mungkin kah aku menyukainya ? Dia mncium bibirku serta melumatnya dengan lembut , aku masih terdiam tak bersuara ,tapi setelah lidahnya menjelajah ke leher dan bermain di payudaraku desahan itu tak dpt ku tahan krn nikmat yg ku rasakan, baju yg tadi kupakai pun sdh berada d bwh ranjang tampa ku sadari kami sdh sama2 telanjang, hingga dia trs mencium & mencumbuku hingga ke perut.
bahkan saat ini kepalanya sdh berada di tengah pahaku , dia melumat dgn buas dan bermain dgn apa yg ada di sana , hingga aku melenguh nikmat dan melentikkan tubuh ku ke belakang karna o*****e yg entah sdh brp kali ku rasakan , Setelah puas mngeksplorasi dgn nikmat di sana, dia melebarkan pahaku lalu memasukkan miliknya yg sejak tadi berdiri dgn gagah berani.