PERPISAHAN SMA

612 Kata
Akhirnya tibalah Perpisahan sekolah yg di nanti kan kami smua, perpisahan yg di adakan di Aula skolah yg memang besar hingga bisa menampung hampir smua siswanya, Aula yg nampak mewah karena telah di dekor sedemikian rupa oleh tangan yang terampil. Malam ini aku tampil sangat cantik dengan gaun merah pilihan ibuku yg sdh di siap kan memang jauh hari dan, khusus di pake tuk malam pesta perpisahan sekolah , model nya ala baby dol dengan panjang di atas lutut. Acara malam ini juga di isi hiburan yang akan menampilkan peserta dari kelas masing2 , dari kelas ku selain menari aku sendiri menyumbangkan sebuah lagu sambil bermain gitar , di iringi dengan kelompok Band dari kelas lain. Acara utama sudah selesai, tinggal acara hiburan dan makan bersama dengan menu yg sudah di sediakan panitia , akupun sudah tampil membawakan lagu ' Selamat Tinggal ' yang di nyanyikan Oleh Endang Soekamti . Setelah makan aku bermaksud mnghampiri Fifi yg sedang bergabung dgn teman yg lain, maklum mngkin mlm ini adalah mlm trakhir kita berkumpul krn di antara tmn2 ada yg brkuliah & pindah ke kota lain , tiba2 ada tmn yg menabrak ku hingga mknan yg dia pegang tumpah ke baju ku " maaf tak sengaja" katanya smbil berlalu , aku cm senyum mngambil tisue yg ada di tas ku dan menuju toilet tuk membersihkan nya. Setibanya di toilet yg kebetulan sepi krn smua siswa nya sedang bereforia dengan pesta di Aula , tiba2 ada yang membekap mulut ku dari belakang dengan saputangan , aku mencoba berontak tapi tenaga ku tak dapat mengimbangi orang tersebut , aku lemas dan akhirnya pingsan. Entah berapa lama aku tak sadar kan diri dan di mana saat ini aku berada, aku jg tak tau ,krn saat ini aku sadar di kamar yg tak pernah ku kenal, apalagi tangan dan kaki ku terikat serta mulutku juga di tutup lakban , aku menangis tersedu dan Samar2 ku dengar suara orang bicara di luar " Saat aku menikmati tubuhnya , jangan lupa arah kan kamera ke wajahnya saja jangan sampai ada wajah ku yang ikut di situ, aku ingin dia tunduk pada ku setelah ini " kata seseorg yang suaranya sepertinya ku kenal. " Siap bos Candra laksanakan " sambil mereka tertawa2 senang, sepertinya mereka ada 3 orang entah siapa saja aku tak tau , Setelah itu dia membuka pintu kamar ini dengan betolak pinggang," Hallo cantik gimana kabar mu , boleh dong kamu temani aku tidur mlm ini " kata candra senyum pongahnya, Sambil berjalan ke arah ku dengan membawa gunting dia melepas lakban di mulut ku " ikat tangan kaki nya di tiang tempat tidur rasanya tak sabar aku menikmati tubuhnya" kata Candra dengan senyum lebar, " lepaskan aku b******k !!! mau apa kamu, kenapa kamu lakukan ini, padahal aku tak pernah mengusik mu " kata ku marah dengan berurai air mata, " Hahaha km mmg tak pernah mengusikku tapi kamu selalu menolak ku dan tak pernah ada satu wanita pun yg menolak keinginan ku!!!" katanya marah. Candra naik ke tempat tidur, semakin dekat ke arahku yg tak berdaya karna tangan dan kaki terikat ,dia mencium bibirku dengan kasar lalu mulai menggunting baju ku , tapi tiba2 " gubraaak !!! pintu terhempas dengan kerasnya , hingga membuat mereka terkejut bukan kepalang setelah melihat kursi melayang memukul meraka masing2 , mereka lari terbirit b***t karna tak ada orang yang tampak hanya desir angin yg menderu. Aku menangis terharu melihat kekasih hatiku yang datang menolong, jerry lalu melepas ikatan ku dan memeluku ku dengan erat " sudah lah jangan menangis lagi percayalah aku akan selalu ada di samping mu & mereka tak akan berani mengganggu mu lagi " Ucap nya padaku.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN