TEMAN BARU

254 Kata
Akhirnya di sinilah aku berada, berdua dengan Bang Bernad di dalam mobil menuju rumahku , tak ada perbincangan di antara kami, hanya suara musik saja yang mengisi kesunyian ini ,setelah menyebut alamat rumahku kami sama2 diam, hanya sesekali ku tunjukkan arah yang benar tuk menuju rumah ku, karna Bang Bend lebih lama berada di Belanda ketimbang di Indonesia.sesekali Kulihat Bang Ben selalu melirik ke arah ku. Hingga akhirnya mobil telah nyampe di depan rumah dan aku segera turun tak lupa mngucapkan basa basi " Ok trima kasih Bang , gak mampir dulu? " kata ku. " Tuk saat ini belum ,tapi lain kali pasti Abang mampir " katanya dengan senyum sambil berlalu. Pagi ini setelah mandi dan sarapan aku siap tuk berangkat ke kampus , hp yang tadi ku cas baru ku aktikan, ada berapa pesan yang masuk , termasuk no baru yg belum ku kenal " Pagi Git dah sarapan ya , siap2 berangkat ke kampus? , hati2 di jalan " dgn emoji ketawa dan bye bye. Setelah pamitan pada ibu,aku berangkat ke kampus naik motor , biasanya aku di jemput Si Fifi karna arah ke kampus harus lewat depan rumah ku, tapi hari ini dia ada keperluan makanya aku ke kampus sendiri saja. Tak lama setelah nyampe kampus aku memarkir motor dan rupanya Fifi pun hendak memarkir mobilnya , " Gimana semalam kalian cerita apa aja ? karna sekarang ada orang yang nitip salam manis lho " kata Fifi dengan senyum menggoda " Ah kamu itu bisa aja" sambil mencubit Fifi gemas.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN