64 - Caila dan Meira

2103 Kata

Suasana restoran yang begitu ramai membuat Caila enggan masuk, tetapi sudah membuat janji dengan ibu sambung kedua anaknya mau tak mau Caila tetap masuk kedalam, mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Meira yang katanya sudah ada didalam sini sejak berpuluh menit yang lalu. Caila menemukannya, perempuan sederhana itu memilih tempat duduk disudut restoran. Padahal Caila bisa saja memesan tempat VVIP tetapi perempuan kampungan itu mana mau, pasti tetap kukuh memilih restoran sesuai keinginannya. "Maaf saya terlambat, tadi ada pertemuan dadakan," ujarnya setelah menyimpan tas mahalnya dimeja, duduk dikursi dengan cara anggun. "Tidak papa, malahan agak mengagetkan andaikan kamu datang lebih cepat dari jam yang sudah kita sepakati." balas Meira ramah, tangannya memanggil pelayan meny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN