Bab 24

1030 Kata

"Jangan - jangan Pak Dipta sama Bang Arman, orang yang sama lagi, Ci," tebak Abigail dari sebrang mejanya dan mendapat anggukan dari beberapa orang disana. "Haish, gak mungkin lah," ucap Kezia sambil mengibaskan tangan di depan wajahnya. "Loh, kenapa gak mungkin? Siapa tau beneran kan. Emang, lu udah tau wajah asli Pak Dipta?" tanya Abigail kembali dan mendapat gelengan dari Kezia. Setelahnya, pandangan mereka semua pun beralih kepada Mahendra yang seakan sibuk di mejanya. "Pak Hendra," panggil Renita dengan sedikit mendayu. "Tau. Tapi saya gak punya poto dia yang gak pake masker," jawab Mahendra cepat "Yah," seru karyawan lainnya. Semua nampak kecewa mendengar ucapan dari Mahendra itu, termasuk dengan Kezia disana. Tapi, tiba-tiba Kezia pun ingat sesuatu. "Kemaren kan Pak Hendra u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN