"Wah! Indah sekali Kai!." Sherly langsung menyeru dengan mata yang berbinar saat memasuki ruangan yang sudah disulap dengan indah. Sementara Kainan berjalan di sampingnya, wajahnya datar saja. Dan terlihat tak terlalu bersemangat seperti halnya Sherly. "Apa benar Kai menyiapkan semua ini untuk mantan istrinya?." Hera seketika bergumam melihat dekorasi ruangan itu yang terlihat sangat cantik, tapi entah kenapa dia merasa ada sesuatu yang janggal. "Kai terima kasih! Ternyata kau sangat baik dan masih peduli padaku!." Sherly bergerak cepat hendak memeluk Kai, namun pria itu malah menghalangi tangannya. "Ayo duduklah! Saya memang sengaja menyiapkan semua ini untukmu." Jawab Kai, dia menunjuk ke sebuah meja yang sudah dihiasi dengan lilin dan bunga yang cantik. Kembali mata Sherly berb

