Sisca tak henti - hentinya menerorku . Kali ini dia sedikit lunak nada bicaranya . Dia menawarkan jalan keluar tapi justru itu malah akan menyesatkanku .
Dia menawarkan pinjaman untuk menutup semua tanggunganku di arisan sosialita . Katanya suku bunga di BANK itu sedikit ringan . Karna dia bilang uang yang dia gunakan untuk menutup semua tanggungannku adalah uang muter nggak bisa kalau hanya berhenti ditempat .
Karna BANK meminta jaminan untuk pinjaman yang diajukan oleh Sisca .Sedangkan aku tak punya surat berharga yang bisa digunakan sebagai jaminan . Dia menawariku jaminan yang digunakan adalah bpkbnya .
Aku setuju saat itu . Semua berkas sudah aku serahkan ke Sisca mulai dari Kartu tanda penduduk dan kartu keluarga . Kata Sisca besok akan ada pihak BANK yang akan survey ketempat aku berjualan .
Pagi ini aku sudah menunggu di warung tempat aku biasa berjualan . Dan setelah petugas BANK itu datang dan mengobrol denganku tentang pendapatkan aku berjualan setiap harinya . Tentang semua pengeluaran . Dan untuk apa pinjaman dari BANK nanti digunakan .
Tentu saja semua jawaban yang aku berikan adalah hasil dari apa yang Sisca karang dan ajarkan padaku sebelumnya .
Aku terkejut ketika pegawai BANK itu mengatakan bahwa yang diajukan adalah sebesar 75 Juta . Nominal yang sangat fantastis dalam sejarah hidupku selama 30 tahun ini .
Sisca benar - benar gila rupanya dia akan menyeratku lagi masuk kedalam jeratan hutang yang lebih besar lagi .
Meskipun sebelumnya dia meyakinkan aku bahwa segala resiko dia yang akan tanggung . Kalau pun gagal bayar mobil dia yang akan disita sama BANK .
Aku benar - benar takut karna sebelumnya aku tak pernah bermain dengan nominal uang sekian besarnya . Apalah aku yang hanya ibu rumah tangga dan pedagang kaki lima ini .
Aku memutuskan untuk memikirkan semuanya lagi . Karna kebelakangnya masih harus ada 4 tahun berjalan untuk cicilan pinjaman yang diajukan Sisca .