Bunyi suara derap langkah kaki kuda mengantarkan Anggana menuju Kerajaan Kalingga Danuwara. Berkat selendang kuning milik Saraswati, akhirnya dia bisa dibantu salah satu Mentri Desa Rawa Wetan bernama Loda. Laki-laki itu adalah seorang Mentri. Mentri-mentri yang berada di tanah Jawa memang memiliki perkumpulan sendiri dimana mereka harus saling membantu tanpa melihat siapa-siapa orang yang membutuhkan bantuan. Terlebih jika orang itu membawa selendang kuning yang memang hanya dimiliki seorang Mantri, dimanapun mereka berada harus wajib membantu. “Akhirnya aku akan kembali kesana,” ucap Anggana memecah hening. Di dalam kereta kuda hanya ada Anggana dan Loda, laki-laki yang cukup pendiam dibanding Kara dan Bala. “Kanugara semakin berantakan.” “Maksudmu?” “Mulai tercium adanya perang sau

