Adrian merasa tidak sabar untuk cepat-cepat bertemu dengan Rea. Ia begitu rindu ingin bertemu dengan istrinya, ingin melakukan sesuatu bersama istrinya. Adrian sudah memutuskan untuk pulang kantor lebih awal. Ia merapikan laptop dan berkas yang perlu ia bawa ke rumah. Ia tidak peduli jika nanti Rea memelototinya karena pulang kantor lebih awal. Ia akan jujur padanya kalau dirinya dilanda kerinduan hebat. Setelah mobil Adrian sampai di halaman rumah, Adrian bergegas keluar dari mobil. Tempat pertama yang ia tuju saat memasuki rumah adalah kamar Rea. Begitu masuk, Adrian tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Rea. Ia tidak langsung cemas, karena bukan cuma sekali Adrian menghadapi ini. Maka setelah tidak mendapati Rea, Adrian kembali ke kamar. Berharap Rea ada di kamarnya. Siapa tahu Rea se

