125. Dia Lagi

1005 Kata

"Kenapa?" tanya Aluna setelah Sagara diam dengan tenang sambil minum su'su dalam botol dot. "Kenapa apanya?" Ervan bertanya balik. "Kenapa mukanya jadi kayak orang bingung? Yang datang tadi siapa memangnya?" Setidaknya menurut Aluna, itulah yang tersirat dan di wajah suami yang tak bisa disembunyikan sepenuhnya. "Bicara aja. Aku malah ikut bingung kalau Mas gak ngomong apa-apa," ujar Aluna lagi, "atau jangan-jangan yang datang itu tadi selingkuhan Mas ya? Dia minta tanggung jawab?" "Heh! Sembarangan aja kalau bicara!" sahut Ervan sambil menyentil pelan kening sang istri. "Ya abisnya Mas juga. Gak mau ngomong dari tadi. Wajar lah kalau aku jadi overthinking," balas Aluna. Ervan menghela napas panjang sebelum akhirnya bicara seraya menatap lekat wajah wanita di sampingnya. "Yang datang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN