113. Terharu

1107 Kata

"Kanapa diam aja? Kamu nggak mau turun?" Ervan kembali bertanya. Aluna diam. "Seharusnya kita datang ke sini sebelum menikah. Tetapi karena waktu itu kamu lagi mendrama, jadi kita nggak sempat ke sini," ujar Ervan lagi. "Ayo, turun. Kamu yang tahu jalan loh." Aluna masih tidak menyangka bahwa sang suami akan membawanya ke tempat itu. Tetapi akhirnya turun juga dengan menggendong Sagara. "Sini, Saga biar aku yang gendong." Ervan mengambil alih sang putra dari tangan istri. "Kamu duluan. Aku nggak hapal jalannya. Kamu ingat gak? Dulu aku nunggu kamu di parkiran sini," ujarnya sambil terkekeh saat teringat kejadian lalu. Aluna hanya tersenyum. Pun ingat apa yang dulu terjadi. "Eh tunggu dulu. Hampir aja lupa." Ervan pergi ke bagasi mobil kemudian membukanya. Ia mengambil sesuatu dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN