Bab 43. Perbedaan Dias dan Rio

2106 Kata

*** Satu jam kemudian mobil Dias telah kembali terparkir di parkiran khusus di RSJ Wija. “Turun!” ujar dokter muda itu kepada Ziya yang masih tidak melakukan pergerakan apapun. Ziya mencebikkan bibirnya dengan sebal. Andai yang pergi bersamanya adalah dokter Rio, mungkin saat ini mereka belum sampai di RSJ Wija. Dokter Rio pasti menawarkan diri untuk mengajaknya makan siang terlebih dahulu. Berbeda dengan Dias yang langsung kembali ke RSJ tanpa menawarkan makan siang terlebih dahulu. Ziya merasa keberatan dengan sikap Dias yang datar-datar saja terhadapnya, tetapi Ziya sendiri tidak bisa protes karena hubungan mereka tak lebih dari sekedar wali dan pasien. Dokter Dias berperan sebagai orang terdekatnya, tetapi tak lebih dekat dari pasien dan dokter saja. Hanya Ziya yang sudah mengakui

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN