Bab 38. Merasa Ditinggalkan

1203 Kata

*** Sore hari setelah Ziya setuju dengan permintaan Dias soal ia yang harus menjalani beberapa tes kesehatan, dokter Rio pun menyambanginya. Sesuai janjinya pada Dias, Rio bermaksud untuk membujuk Ziya tentang perawatan itu. Rio sangat khawatir Ziya tersinggung, tapi dirinya pun ingin yang terbaik untuk Ziya. Rio ingin Ziya baik-baik saja. Dengan sangat hati-hati Rio pun memulai obrolannya. “Zi, ada yang ingin aku katakan,” ucapnya. Ziya penasaran. Tidak biasanya Rio bersikap seperti ini. Rio terlihat khawatir di mata Ziya. “Tentang apa, Mas dokter?” tanyanya. Di depan Rio, Ziya masih memanggilnya dengan panggilan yang sama. Hanya di depan Dias saja Ziya berjanji untuk memanggilnya dengan panggil seperti itu. “Ini tentang keadaan kamu,” jawab Rio dengan hati-hati. Kening Ziya be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN