*** Ketika Rio membuka pintu ruang kerja Riana, Rio menemukan dokter sinting itu tengah merapikan meja kerjanya. Geram Rio melihat Riana yang bersikap seolah semua baik-baik saja. Entah apa yang dipikirkan olehnya saat tega menyakiti Ziya. Iya, Rio yakin sekali, yang membuat Ziya linglung adalah dokter Riana. Bagaimanapun juga perempuan itu pernah mengajaknya bekerja sama untuk menjauhkan Ziya dari Dias. Tak mungkin bukan Riana pelakunya karena hanya Riana yang memiliki obsesei besar untuk menghancurkan Dias dan Ziya. “Riana!” bentak Rio begitu ia membanting pintu dan mendapatkan perhatian Riana sepenuhnya. Perempuan yang sejatinya adalah seorang dokter jiwa itu menyunggingkan senyumnya. Menunggu rekasi Rio selanjutnya. “Keterlaluan!” ujar Rio sembari menunjuk wajah Riana dengan p

