*** Pagi yang paling menyakitkan bagi Dias karena harus dikejutkan oleh menghilangnya Ziya di kamar rawatnya. Dias kebingungan sebab tak ada Satu orang pun yang bersedia memberitahunya di mana Ziya berada. Dias bagai orang linglung yang kehilangan arah. Bayangkan betapa frustrasinya ia setelah semalam Ziya lagi-lagi hampir kehilangan nyawa. Dias kini harus dihadapkan pada kenyataan bahwa Ziya sengaja menjauh darinya, menghilang dari dirinya. Dias tidak terima. Ia kesakitan karena harus kehilangan Ziya. Bahkan, Pak Wira pun ikut menghilang. Sementara itu, Riana sudah mendapatkan perawatan. Namun, Dias tak ingin peduli pada perempuan itu dulu. Dias sibuk mencari keberadaan Ziya. Bahkan, Dias sudah sempat mendatangi rumah Ziya yang juga merupakan rumah Pak Wira. Namun, Ziya tidak ada di

